Rabu, 18 Januari 2017
Apa itu PBX
Pengertian PBX PBX atau private branch exchange adalah penyedia layanan telepon yang melayani pertukaran telepon dengan pusat di dalam suatu perusahaan, dan menjadi penghubung antara telepon dari publik ke telepon perusahaan atau jaringan telepon dari perusahaan ke anak perusahaan lainnya di area yang lebih luas atau untuk publik. PBX menghubungkan antara telepon dalam perusahaan dengan jaringan internal dan menghubungkan juga telepon dalam perusahaan dengan jaringan telepon publik (PSTN – public switched telephone network) melalui trunk, yaitu penghubung jalur komunikasi antara pengirim dengan penerima melalui central office).
Jaringan ini menggabungkan telepon dengan faksimile, modem, dan hal lain yang menjadi perpanjangan dari kemampuan PBX sistem melalui trunk. Oleh karena itu, telepon dengan sistem PBX tidak hanya berfungsi untuk kegiatan telepon, namun juga dapat mengirim fax atau modem akses internet. Awalnya, keuntungan utama dengan sistem PBX ini adalah penghematan biaya pada panggilan telepon internal; dan menghindari
‘tabrakan’ jaringan telepon internal dalam suatu perusahaan. Dari sinilah, PBX mulai dikembangkan dan popular. Layanan awal yang disediakan PBX sistem tidak mencakup hunt groups, call forwading, dan extension dialing (misal: 4632). Barulah pada tahun 1960, PBX disimulasikan dan kemudian dikenal dengan sistem Centrex. Centrex juga melayani fitur serupa dengan PBX yang berasal dari pusat jaringan telepon. PBX dibedakan dari ‘sistem kunci’ yang dilakukan pengguna secara manual ketika ia menekan nomor tujuan. Maka dari itu, secara otomatis PBX akan menuju jalur sesuai dengan nomor yang dituju pengguna. Sistem ini disebut dengan Hybrid systems. ‘Sistem kunci ini dibuat dengan memilih jalur keluar khusus dengan menekan nomor eksternal. Namun, sistem PBX memiliki kode telepon untuk menghubungkan satu saluran dengan saluran luar (DDCO – direct dial central office), dan diikuti dengan nomor eksternal. Sistem PBX memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan telepon secara internal dan eksternal dengan menggunakan kode telepon yang telah terdaftar di Central Office maupun di DDCO. Sejarah Istilah PBX pertama kali diterapkan ketika pergantian jaringan ke operator dalam perusahaan dilakukan. Secara otomatis, sistem pergantian elektromekanis dan beralih ke elektronik menggantikan sistem manual, PABX (private automatic branch exchange) dan PMBX (private manual branch exchange) yang digunakan untuk membedakan keduanya dengan sistem PBX. Sekarang ini istilah PBX sudah dikenal luas. Istilah PBX sudah digunakan untuk menggambarkan layanan telepon, seperti pergantian telepon sistem in-house, baik untuk cakupan privat area, penyebaran yang lebih luas, ataupun pertukaran jaringan telepon lainnya. Sejak tahun 1990-an, terdapat dua perkembangan signifikan yang menyebabkan munculnya jenis baru sistem PBX. Salah satu perkembangan tersebut adalah besarnya pertumbuhan jaringan data dan meningkatnya pemahaman publik mengenai packet switching. Perusahaan tidak hanya membutuhkan packet switched pada jaringan untuk data saja, perkembangannya perusahaan juga membutuhkan ketersediaan internet sebagai sistem pengiriman global pada satu sistem telepon. PBX kemudian muncul dan melahirkan VoIP PBX yang menjadikan komunikasi semakin menarik. Secara teknis, PBX dan VoIP PBX bukanlah sistem berbeda. Cakupan PBX yang begitu luas, kadang sulit untuk dipahami. VoIP PBX merupakan sistem layanan khusus dalam jaringan telepon. Faktor lainnya yang turut melahirkan sistem PBX adalah ide fokus pada kommpetensi inti. Layanan PBX cenderung sulit untuk mengatur perusahaan-perusahaan kecil karena tidak ada kommpetensi inti dalam penanganan telepon di dalam perusahaan tersebut. Pertimbangan ini memunculkan konsep host PBX. Dalam host setup, PBX berada dan dikelola oleh pusat penyedia layanan telepon, serta segala fitur dan panggilan telepon dikirim melalui internet. Pelanggan hanya perlu mendaftarkan diri untuk menggunakan layanan, dibandingkan harus membeli dan memelihara perangkat keras PBX yang begitu mahal. Dengan kata lain, sistem layanan telepon dipindah dari privat menjadi Central Office. Tren Masa Kini Dalam perkembangan PBX, salah satu tren sistem yang muncul adalah VoIP PBX, atau biasa dikenal dengan IP PBX. IP PBX menggunakan protocol internet untuk melakukan panggilan telepon. Sekarang ini PBX memberi dukungan dalam perkembangan VoIP PBX. ISDN PBX juga telah mengalami perkembangan sejak tahun 1990-an. ISDN PBX sudah menawarkan layanan panggilan konferensi, call forwarding, dan memanggil host ID yang telah diprogram sebelumnya. Meskipun demikian, adanya proyek mengenai sumber terbuka ini justru dapat dikombinasikan dengan perangkat keras untuk mengurangi biaya kepemilikan PBX. Untuk beberapa pengguna, PBX telah ditinggalkan sebagai sebuah istilah. Karena pada awalnya, pengguna telah mengenal switchboard manual atau petugas konsol yang dioperasikan oleh seseorang, biasa dikenal dengan operator. Dimana pada masa itu, operator berevolusi menjadi pusat VoIP. Namun, di era modern ini sistem IP Centrex pun muncul dengan menyediakan layanan yang hampir sama dengan PBX, namun sesungguhya memiliki konsep yang cukup berbeda. Meskipun VoIP telah banyak disetujui penggunaannya, namun pergantian jalur atau sirkuit telepon masih terus digunakan (misal: dari sirkuit 01 ke sirkuit 04). Hal ini justru menjadi tantangan bagi PBX untuk berkompetisi dengan IP Centrex dan menyediakan layanan jaringan telepon dalam perusahaan. Saat ini, ada empat sistem yang digunakan, antara lain : PBX (cakupan privat and pergantian jalur telepon) Hosted atau Virtual PBX (host PBX dan pergantian jalur telepon) atau Centrex tradisional IP PBX (cakupan privat dan pergantian jalur telepon) IP Centrex atau Hosted / Virtual IP (hosted dan pergantian jalur telepon) Sistem-sistem ini pada kenyataannya merupakan solusi bagi orang yang ingin menelpon dari sisi IP untuk pergantian panggilan telepon atau PSTN (SS7/ISUP). Maka dari itu, diperlukan berbagai manuver layanan agar komunikasi antara pengirim dengan penerima pesan, misalnya layanan telepon dari steph ke rine dapat berjalan lancar. Fungsi Sistem PBX secara fungsional memiliki empat tugas panggilan pengolah utama, yakni : -Membuat koneksi (sirkuit) atau menghubungkan antara telepon pengguna dengan telepon yang dituju (misalnya, pemetaan ke nomor tujuan untuk memastikan jaringan telepon tidak sibuk) -Menjaga koneksi atau sambungan selama menggunakan telepon (yaitu dengan menyalurkan sinyal suara antara pengirim dengan penerima pesan) -Mematikan koneksi atau hubungan jaringan telepon sesuai dengan perintah pengguna telepon -Menyediakan informasi untuk kepentingan akuntansi (misal menampilkan lama waktu panggilan atau metering call) Selain fungsi dasar di atas, PBX juga menawarkan layanan panggilan lain dan kemampuan umum lainnya yang tentu saja berbeda dengan layanan yang serupa dari sistem yang berbeda. Dan kemudian, fungsi-fungsi inilah yang membedakan PBX dengan sistem lainnya. Kemampuan umum tersebut meliputi : -Layanan otomatis panggilan -Layanan otomatis direktori (dimana pemanggil dapat dialihkan ke karyawan yang diberikan dengan memasukkan huruf nama karyawan tersebut) -Layanan otomatis nada tunggu -Metering call atau tampilan waktu panggilan -Memblokir panggilan -Pengalihan panggilan (dimana panggilan telepon sedang sibuk atau tidak diangkat) -Panggilan pick-up -Transfer panggilan -Panggilan tunggu -Panggilan konferensi -Modifikasi kata sambutan -Panggilan cepat -Direct Inward Dialing (dapat melakukan panggilan telepon ke banyak jaringan dalam satu area, biasa disebut telekonferensi) -DISA - direct inward system access adalah kemampuan melakukan panggilan dari internal ke saluran telepon luar -Follow-me merupakan rute panggilan yang masuk hingga akhirnya panggilan dijawab atau pada tahap telepon dialihkan ke sistem surat suara. Sistem ini dikonfigurasi dengan daftar nomor seseorang. -Respon interaktif suara -Layanan musik tunggu -Surat suara -Kotak pesan (layanan bagi pengguna untuk mendengar surat suara jika telepon dialihkan) -Pesan pembuka atau sambutan (misal, selamat datang di layanan cellular operators) Cara Kerja PBX Dalam Server Softswitch Sebuah sistem IP PBX terdiri dari satu atau lebih telepon SIP dan secara opsional VOIP gateway untuk terhubung ke jalur server, klien SIP, baik berupa software. Fungsi IP PBX mirip dengan cara kerja proxy server, Sebuah software contohnya softphone mendaftar ke IP PBX dan ketika mengalami panggilan secara otomatis semua sistem itu akan terhubung pada IP PBX dan IP PBX memiliki daftar semua ponsel sesuai SIP. Mereka dapat berhubungan dengan rute jaringan internal dan menggunakan gateway VoIP.Kesimpulan Sistem PBX menghubungkan jaringan perusahaan dengan jaringan tempat lokal dan menghubungkan telepon dalam perusahaan dengan jaringan publik.
Source
apa itu PABX?
Definisi PABX adalah. Private Automatic Branch Exchange (PABX) merupakan istilah lama dari Private Branch Exchange (PBX).
Disingkat dengan PBX, dulu disebut dengan PABX (Private Automatic Branch Exchange). Peralatan ini berfungsi untuk memaksimalkan fungsi telepon di perusahaan. Dengan adanya PBX ini akan memudahkan berbagai bagian bagian pada suatu kantor dari panggilan telepon yang masuk. Masing-masing bagian pada kantor tersebut diberikan nomor extension. Sehingga jika ada telepon masuk dari luar untuk menghubungi bagian yang berbeda , maupun gedung yang berbeda cukup dengan menghubungi suatu nomor yang diperkenalkan oleh perusahaan, kemudian panggilan tersebut akan diteruskan berdasarkan nomor extension yang dituju.Selain itu masing-masing bagian juga bisa saling berkomunikasi antar mereka dengan menuju nomor ekstension ini.
Votel Innovation PABX
PABX adalah Alat Penyambung (Switch) untuk mengatur komunikasi telpon masuk dan telpon keluar secara efisien dan efektif di Kantor, Ruko, Rukan, Rumah besar/bertingkat, Asrama, Kost, dan bangunan lainnya.
PABX merupakan sebuah sentral kecil yang digunakan di dalam suatu lingkungan terbatas, yang merupakan pusat dari suatu jaringan peripheral peralatan komunikasi. Jumlah sambungan (extension) yang dapat dikelola tergantung dari kapasitas PABX itu sendiri. Untuk menghubungkan extension dengan pelanggan yang berada di luar PABX, pada PABX dilengkapi dengan trunk. Umumnya dipasang pada kantor-kantor, hotel, rumah sakit atau pabrik pabrik yang memakai telepon sebagai sarana komunikasi untuk hubungan antar ruangannya. Masing-masing pesawat telepon tidak secara langsung tersambung pada sentral pusat, tetapi melalui PABX. Secara garis besar terdapat dua level PABX, yaitu PABX pada level Trunk dan PABX pada level pelanggan. PABX level Trunk dihubungkan ke sentral dengan empat kawat kecepatan tinggi untuk melewatkan sinyal digital, dan PABX ini sudah dapat melaksanakan sebagian besar tugas-tugas dari sentral. Sementara PABX pada level pelanggan terhubung ke sentral dengan dua kawat analog seperti pesawat telepon biasa. Ada beberapa perangkat keras sebagai pendukung system PABX. Masingmasing perangkat tersebut saling mendukung antara satu dengan yang lainnya.
Perangkat tersebut biasanya disebut sebagai sub sistem atau modul. Dan yang menghubungkan antara modul satu dengan yang lain adalah merupakan induk dari modul-modul tersebut sehingga mereka bisa menjadi suatu sistem yang teratur dan terkoordinasi. Induk penghubung ini adalah Motherboard atau Blackplane. Semua proses penyambungan akan melalui Motherboard. Kondisi yang terjadi seperti: interfacing dengan UP-BUS, pengintegrasian ke seluruh modul dengan ST BUS dan interfacing dengan outlet dilakukan pada Motherboard.
SETUP/INSTALASI PERANGKAT LUNAK
MEMBACA MANUAL INSTALASI/SETUP :
Membaca Manual Instalasi/setup adalah Membaca dan mengatur semua kegiatan instalasi secara manual tidak secara otomatis. Ini contohnya yaitu penginstallan sebuah OS Windows.
Pertama-tama nyalakan komputer dan di dalam keadaan booting tekan Esc untuk memasuki Boot Menu. Kemudian masukkan DVD instalasi Windows 8.
Lalu pilih Boot Menu dengan menggunakan CD/DVD-ROM. Catatan: Perlu kamu perhatikan, berbagai BIOS memiliki tombol Boot Menu yang berbeda-beda.
Kemudian akan muncul loading Windows 8 yang sangat khas.
Proses installasi Windows 8 akan dimulai, pilih bahasa, waktu dan keyboard yang kamu inginkan setelah itu klik Next.
Lalu klik Install Now untuk memulai menginstall Windows 8.
Tunggu proses memulai install Windows 8.
Masukan Procut Key untuk mengaktifkan Windows 8.
Centang tanda I accept the license terms untuk menuju langkah selanjutnya, lalu klik Next.
Jika kamu ingin mengupgrade Windows 7 ke Windows 8, kamu bisa memilih menu Upgrade.
Kalau kamu ingin menginstall Windows 8, kamu bisa memilih Custom.
Pilih partisi yang ingin kamu install Windows 8, saran WinPoin sebaiknya kamu install di partisi yang pertama berada diatas sendiri dan klik Next.
Kalau partisi komputer kamu belum di setting, kamu bisa melakukannya dengan mengklik Drive Options.
Setelah itu proses install Windows 8 akan berjalan, tinggal kamu tunggu saja.
Selesai proses install, kamu akan disuruh untuk mengisikan nama komputer dan memilih warna theme.
Lalu kamu disuruh untuk melakukan Setting PC, saran WinPoin kamu langsung menggunakan Use express setting.
Kemudian pada langkah ini kamu disuruh untuk membuat akun atau login komputer menggunakan akun Microsoft, jika kamu belum memiliki akun Microsoft. Pilih Sign in without a Microsoft account. Kalau kamu sudah memiliki akun Microsoft tinggal masukan email saja.
Karena biasanya tidak semua orang memiliki akun Microsoft, kali ini WinPoin login menggunakan akun local.
Isikan nama akun dan password yang kamu inginkan.
Kamu akan segera menemui Windows 8 dengan menunggu beberapa menit. SELESAI
Koneksi Kendali ke Piranti :
Maksudnya disini adalah bagaimana cara sebuah perangkat lunak / software dapat mengendalikan sebuah hardware / perangkat keras. Seperti pada contoh driver pada sebuah laptop. Tanpa sebuah driver perangkat – perangkat keras seperti WiFi Adapter, Soundcard, VGA Card, dll. Tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya kendali dari sebuah perangkat lunak.
Pengaturan Fungsi Jaringan :
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web). Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut client dan yang memberikan/mengirim layanan disebut server. Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Pengaturan Peripheral Lain :
Peripheral komputer adalah komponen tambahan yang berfungsi untuk mendukung kerja komputer sehingga fungsi kerja komputer menjadi maksimal. Peripheral terbagi menjadi 2 macam berdasarkan fungsi peripheral komputer tersebut, yaitu:
- Peripheral utama, yaitu perangkat keras atau hardware yang harus ada jika kita megoperasikan komputer sehingga peripheral ini tidak dapat dipisahkan dengan komputer utama, contohnya: mouse, keyboard dan monitor.
- Peripheral Pendukung, yaitu perangkat keras atau hardware yang tidak harus ada pada saat pengoperasian komputer, sehingga peripheral ini merupakan perangkat tambahan untuk memaksimalkan kerja komputer, contohnya: printer, scaner, modem, dan lain-lain.
Setiap peripheral mempunyai peran dan fungsi masing-masing sehingga saling membantu sama lain. Dari macam peripheral diatas dapat digaris bawahi bahwa setiap peripheral saling mendukung kerja satu sama lain antara komponen peripheral utama maupun komponen peripheral pendukung. sebagai contoh untuk melakukan perintah print pada printer maka diperlukan keyboard atau mouse untuk memasukan intruksi agar komputer dapat melakukan perintah print.
Melakukan Back-up pada Windows :
- Anda akan membutuhkan sebuah alat yang mampu menyimpan semua data yang Anda perlukan untuk dibuat backup-nya. Alat ini sebaiknya minimal dua kali dari ukuran hard drive yang akan Anda buat backup-nya. Hard drive eksternal merupakan pilihan terbaik, dan mudah dicari.
- Dengan memakai kabel USB atau koneksi cara lain, hubungkan alat penyimpan dengan komputer yang ingin Anda back up. Memasukkan alat seharusnya secara otomatis akan memunculkan kotak dialog yang menanyakan apa yang ingin Anda lakukan dengan alat itu. Seharusnya ada pilihan untuk memakai alat itu sebagai backup data dan membuka File History. Pilihlah pilihan ini.
- Pada keadaan di mana dialog ini tidak terbuka secara otomatis, Anda bisa membuatbackup secara manual dengan menelusuri Search dan mencari File History. Bagian ini juga bisa ditemukan melalui Control Panel.
- Aturlah Advanced Settings. Setelah program terbuka, Anda mungkin ingin mengubah beberapa pengaturan pada bagian Advanced Settings, yang diakses dari sebelah kiri. Di sini Anda akan bisa mengubah seberapa sering komputer membuat cadangan, berapa lama file disimpan, dan berapa banyak ruang yang bisa digunakan.
- Pilih drive backup. Setelah pengaturan selesai diatur, pastikan bahwa drive backupyang benar telah dipilih (drive eksternal seharusnya terpilih secara default).
- Klik "Turn on". Setelah semua pengaturan sudah benar, klik "Turn on". Ini akan memulai proses back up. Ketahuilah bahwa backup pertama bisa membutuhkan waktu cukup lama dan Anda mungkin ingin memulai proses back up pada malam hari atau sebelum Anda pergi bekerja, sehingga Anda tidak perlu memakai komputer selama waktu tersebut. Dan begitulah: Anda selesai melakukannya!
Source
Minggu, 02 Oktober 2016
~Titik Akses Nirkabel~
TITIK AKSES NIRKABEL
Pengertian
Jaringan nirkabel (Inggris: wireless network) adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem komputer tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat/pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan Wi-Fi.
Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.
Titik Akses Nirkabel ( Wireless Access Point )
Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote. WAP biasanya tersambung ke suatu router yang meneruskan data antara berbagai peranti nirkabel dengan jaringan berkabel pada suatu jaringan. Sehingga berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan.
Access Point
Fungsi Access Point adalah
1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access(WPA)
3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
4. Sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel
Bagian - Bagian Access Point :
1. Power Connector
2. Ethernet Port
3. Console Port
4. Secure Slot
5. LED
Router
Pengertian Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan atau network, baik jaringan yang menggunakan teknologi sama atau yang berbedadan mengatur lalulintas jaringan.
Switch
Switch merupakan perangkat yang menghubungkan antara dua komputer atau lebih dalam sebuah segmen jaringan, yang pada umumnya adalah LAN. Fungsi Switch secara garis besar adalah bagaimana mentransmisikan data pada suatu jaringan dan menghubungkannya.
Bridge
Fungsi bridge pada jaringan komputer hampir sama dengan perangkat jaringan lainnya sepert hub, switch, dan router. Bridge merupakan perangkat jaringan yang memfilter lalu lintas data pada jaringan komputer dan mengurangi jumlah lalu lintas yang terjadi pada LAN dengan membaginya menjadi dua segmen. Bridge merupakan perangkat yang beroperasi pada layer 2 OSI model. Bridge bertugas memeriksa setiap frame yagn masuk yang didalamnya terdapat MAC pengirim dan tujuan, dan meneruskannya atau tidak ke penerima pada segmen tersebut.
Fungsi Bridge yang paling utama dalam jaringan adalah meneruskan data berdasarkan alamat MAC dari perangkat pengirim kepada perangkat penerima. Bridge dalam menjalankan fungsinya akan menghilangkan collision domain. Perangkat yang dapat dihubungkan dengan Bridge ada banyak sekali, tidak terbatas hanya pada komputer, melainkan perangkat lain seperti printer, router, hub, dan switch.
Print Server
Print server adalah suatu alat atau komputer yang dihubungkan ke satu atau lebih printer dalam jaringan, alat atau komputer tersebut akan menerima perintah print dari komputer - komputer lain dan mengirimkan pada printer yang telah ditentukan dan meneksekusi ppermintaan percetakan dari perangkat jaringan lainnya.
Fungsi dan Tujuan :
1) Lebih efektif untuk meningkatkan produktivitas kerja.
2) Menghemat anggaran dalam jumlah yang cukup besar (karena jika mereka yang ingin menggunakan printer , mereka tidak perlu memindahkan data ke komputer lain karena data bisa dicetak langsung dari komputer masing-masing).
3) Mencetak menggunakan satu printer untuk mencetak dokumen dalam satu ruangan.
4) Kenyamanan kerja juga bisa ditingkatkan karena ruang kerja menjadi lebih luas. Pemilik bisnis juga lebih diuntungkan karena biaya produksi bisa ditekan dan bisa dialokasikan untuk aset lainnya.
Keuntungan :
Kenyamanan kerja juga bisa ditingkatkan karena ruang kerja menjadi lebih luas.
Data tidak akan bertabrakan ketika akan mencetak
Lebih praktis
Kerugian :
Membutuhkan dana yang lebih besar untuk installasi printer server
Syarat :
Disarankan untuk memilih produk yang sesuai dengan berbagai macam operating system, seperti Windows, Linux, atau Apple.
Prnter server harus ada koneksi ethernet printer server.
Setiap komponen workstation harus sudah terinstall driver printer server
Cara Kerja dan Cara Menggunakan Printer Server:
print server memberikan permintaan klien cetak ke printer tertentu. Selain itu, server biasanya memiliki beberapa klien meminta informasi pada saat yang sama.
· Perangkat hanya perlu disambungkan ke printer melalui port USB yang tersedia. Setelah itu, pengguna bisa menyambungkan perangkat ini ke jaringan LAN yang ada di kantor. Hasilnya, semua komputer yang berada pada jaringan LAN tersebut bisa mengakses printer dan mencetak dokumen.
Cara setting printer server
Bahan Persiapan :
1 Buah Print Server Prolink 4 Port
Hub / Switch + Kabel Jaringan
Beberapa Komputer dan Laptop
Access Point
1 Buah Printer
Tahapan Setting Print Server
1. Masukan RG45 yang terhubung ke switch ke Port Print Server
2. Masukan USB Printer ke Port USB Print Server
3. Nyalakan Power Print Server
4. Install Driver Print Server di semua Client
5. Set IP Print Server
6. Konfigurasi Print Server dengan model Auto Connet di semua PC
7. Konfigurasi Print Server dengan model Peer To Peer (Manual)
8. Tes Print Server di Seluruh Client
Berbagi Printer Dalam Jaringan Menggunakan Print Server Bagian 2
Pada bagian ini kita akan membahas konfigurasi dari print Server yaitu setting IP Print Server. Tahapannya adalah sebagai berikut :
1. Install Terlebih dahulu Driver Print Server di semua komputer
2. Buka Browser
3. Masukan IP Default Print Server, pada kasus ini IP Print Server telah dirubah menjadi 192.168.1.1
4. Klik Menu Config, Selanjutnya Masukan Username = admin dan password = admin
5. Selanjutnya Setting Print Server Seperti Tampak pada Gambar dibawah ini
6. Selanjutnya anda bisa mengeksplorasi bagian-bagian yang lainnya
7. Simpan Hasil Konfigurasi
Berbagi Printer Dalam Jaringan Menggunakan Print Server Bagian 3 Konfigurasi Auto Connect Printer
Pada Bagian ini akan dibahas bagaimana konfigurasi Auto Connect di Print Server langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Jalankan Aplikasi Prolink Akan Muncul Tampilan Berikut
2. Selanjutnya Klik Connect
3. Kemudian Klik Menu Auto Connect Printer Seperti Terlihat Pada Gambar di bawah ini
4. Klik Set Auto Connect Printer akan muncul kotak dialog Daftar Printer yang akan di Share pilih salah satu Printer yang akan dijadikan Print Server
5. Selanjutnya Klik Apply hasilnya Tampak Seperti Pada gambar dibawah ini
Catatan :
Untuk Menghapus Auto Connect Printer Klik Menu Auto Connect Printer dan Klik Delete
Penggunaan Print Server Dengan Model Auto Connect Printer
1. Pastikan Komputer Client Sudah Di install Driver Print Server dan Driver Printer
2. Pastikan Masing-Masing Client Telah di Set Auto Connect Printer
3. Buka Dokumen Yang Akan di Print.
4. Selanjutnya Print Dokumen tersebut, dengan memilih printer yang telah di share oleh print server
5. Klik Ok tunggu beberapa saat, Print Server akan Otomotais Auto Connect Ke printer
• Printer server
Printer server
Print server adalah alat yang dapat digunakan untuk mengakses printer, atau gadget lain (scanner, external hard drive, flash drive, memory card reader, USB webcam, dan USB speaker) dari komputer mana saja tanpa harus ada komputer yang bertindak sebagai server. Didesain untuk berbagi USB dengan seluruh jaringan (print LAN), di rumah maupun di kantor.
Cara kerja nya : Satu PC di jadikan sebagai Printer Server untuk semua Client dapat mengakses printer melalui satu PC tersebut dalam suatu jaringan. PC yang akan di jadikan Printer Server tersebut akan di install driver dari printer yang akan digunakan, kemudian PC tersebut kita sharing printer sehingga Client bisa mendapatkan hak untuk mengakses printer melalui server tersebut. Client akan mengatur IP dan menyesuai kan dengan IP Server sehingga Client bisa mengakses ke printer tersebut.
Contoh Gambar Printer Server :
e
Router
penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN
Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP.
Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.
Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan.
CARA KERJA ROUTER
Fungsi utama Router adalah merutekan paket (informasi). Sebuah Router memiliki kemampuan Routing, artinya Router secara cerdas dapat mengetahui kemana rute perjalanan informasi (paket) akan dilewatkan, apakah ditujukan untuk host lain yang satu network ataukah berada di network yang berbeda.
Jika paket-paket ditujukan untuk host pada network lain maka router akan meneruskannya ke network tersebut. Sebaliknya, jika paket-paket ditujukan untuk host yang satu network maka router akan menghalangi paket-paket keluar.
Ilustrasi mengenai cara kerja router ini dapat dilihat pada gambar dibawah:
cara kerja router
Pada gambar diatas terdapat 2 buah network yang terhubung dengan sebuah router. Network sebelah kiri yang terhubung ke port 1 router mempunyai alamat network 192.168.1.0 dan network sebelah kanan terhubung ke port 2 dari router dengan network address 192.155.2.0
Komputer A mengirim data ke komputer C, maka router tidak akan meneruskan data tersebut ke network lain.
Begitu pula ketika komputer F mengirim data ke E, router tidak akan meneruskan paket data ke network lain.
Barulah ketika komputer F mengirimkan data ke komputer B, maka router akan menruskan paket data tersebut ke komputer B.
Konsentrator Ethernet (bridge dan switch)
Konsentrator Ethernet (bridge dan switch)
Konsentrator Ethernet
Konsentrator adalah perangkat untuk menyatukan kabel – kabel jaringan dari setiap workstation, server atau perangkat dalam sebuah jaringan komputer. Jenis – jenis konsentrator yang umumnya digunakan adalah :
Hub atau Repeater
Switch
Bridge
Router
Hub atau Repeater adalah perangkat jaringan yang sederhana. Hub tidak mengatur alur jalannya data dijaringan, setiap packet data yang melewati Hub akan dikirim (broadcast) ke semua port yang ada sehingga packet data tersebut sampai ke tujuan. Hal tersebut dapat membuat hub menjadi collisions dan memperlambat jaringan.
Switch
1
Sebuah perangkat keras yang memungkinkan terjadinya distribusi packet data antar komputer dalam jaringan dan mampu untuk mengenali topologi jaringan di banyak layer sehingga packet data dapat langsung sampai ke tujuan. Kelebihan switch dibandingkan dengan hub/repeater adalah dalam hal manajemen data lebih baik dari hub. Switch bentuknya hampir sama dengan hub. Switch atau lebih dikenal dengan istilah LAN Switch merupakan perluasan dari konsep bridge. Salah satu contohnya adalah HP Procurve V1810-8G yang merupakan 8 Port Gigabit Switch.
Cara Kerja: Ada dua arsitektur dasar yang digunakan yaitu: cut-through dan store and forward.
Switch cut trough memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya. Sedangkan Switch store and forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk meneriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.
Switch dengan spesifikasi 10/100Mbps akan mengalokasikan 10/100Mbps penuh untuk setiap port nya. Jadi berapapun jumlah computer yang terhubung, pengguna akan selalu memiliki bandwidth penuh.
Kartu antar muka jaringan
Kartu Antarmuka Jaringan (Network Interface Card)
Pengertian Kartu Antar Muka Jaringan (Network Interface Card)
Kartu jaringan atau dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan Network Interface Card(NIC) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan(penghubung) dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi 2 jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis.
Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah Looback Adapter dan Dial-up Adapter, disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna/dinamis.
Macam-Macam Kartu Antar Muka Jaringan (Network Interface Card)
Berikut contoh kartu antar muka jaringan, yaitu :
1. PCI adapter
PCI (Peripheral Component Interconnect) adalah bus yang pada awalnya didesign untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang dipakai dalam system komputer IBM. Dirilis pertama kali tahun 1992 dan masih banyak dipakai sampai sekarang ini untuk komputer desktop yang mempunyai slot PCI tentunya. Dari jenis adapter jaringan ada dua macam pemakaian yaitu yang untuk adapter jaringan kabel dan untuk adapter jaringan wireless atau jaringan nirkabel. Gambar berikut menunjukkan slot PCI pada motherboard komputer dan kartu jaringan PCI untuk LAN dan untuk wireless.
2. USB Adapter
USB (Universal Serial Bus) adalah standard Bus serial yang mempunyai design asimmetris dan di design sebagai slot yang sangat praktis untuk menghilangkan perlunya tambahan slot PCI pada komputer. USB mempunyai kemampuan PnP (Plug and Play – pasang dan mainkan) sehingga saat dipasang di komputer tidak memerlukan suatu reboot komputer. Kartu jaringan wireless USB, yang banyak dipakai karena sifatnya yang praktis dan banyak dipakai untuk kartu jaringan wireless. Tidak ada kartu jaringan LAN yang memakai slot USB kecuali yang dari jenis wireless.
Kartu jaringan wireless ini ada beberapa macam tergantung standard technology yang digunakan, meliputi:
Kartu jaringan USB wireless-B yang beroperasi berdasarkan standard Wireless 802.11B dan bekerja dengan kecepatan maksimum 11 Mbps menggunakan frequency band 2,4 GHz, berbagi jaringan dengan kapasitas keluaran secara real sampai 7 Mbps. Mempunyai jangkauan yang bagus tapi mudah dipengaruhi oleh interferensi radio.
Kartu jaringan USB wireless-G yang beroperasi berdasarkan standard Wireless 802.11G dan bekerja dengan kecepatan maksimum 54 Mbps, yang merupakan pengembangan dari versi 802.11b. Ada beberapa model yang menggunakan technology wireless-G ini yang dipercepat dengan ditambah teknologi MIMO yang bisa menghasilkan kecepatan sampai 180 Mbps ideal.
3. Kartu jaringan USB wireless-N yang menggunakan standard technology wireless paling cepat saat ini yaitu draft 802.11N. walaupun masih draft (belum final) akan tetapi hampir semua pabrik pembuat piranti wireless mengadopsi technology ini. Anda tidak perlu khawatir masalah compatibility dari standard wireless-N ini karena setiap produk wireless-N yang lulus uji certifikasi “Wi-Fi Certified” berarti dia sudah teruji kompatibilitynya dengan jaringan standard sebelumnya 802.11B/G. biasanya ditandai dengan tanda certifikasi “Wi-Fi Certified”. Jenis USB adapter wireless ini biasa digunakan baik untuk komputer desktop maupun notebook. Gambar berikut ini menunjukkan beberapa
model kartu jaringan USB dan tanda certifikasi “Wi-Fi Certified” baik untuk wireless-G (yang compatible dengan wireless-B) maupun yang untuk wireless-N (yang compatible dengan wireless-B/G).
Ada juga beberapa model piranti USB ini menggabungkan technology 802.11N dan 802.11A mengahsilkan adapter wireless –N dengan dual-band 2,4 GHz dan 5 GHz yang biasanya bekerja secara simultan, memungkinkan anda memakai frequency band 5 GHz untuk kebutuhan applikasi atau aktivitas yang memerlukan bandwidth intensif yang tinggi seperti streaming High Definition media. Jaringan dengan frequency band 5 GHz ini relative lebih kebal terhadap interferensi dari frequency band 2,4 GHz dimana frequency 2,4 GHz ini banyak dipakai oleh peralatan rumah tangga seperti cordless phone, open microwave, pembuka garasi automatis, dll. Untuk adapter wireless dual band anda bisa memilih untuk bekerja di 2.4GHz atau 5GHz band tergantung jaringan anda.
3. CardBus /PCMCIA
Kartu jaringan Cardbus atau PCMCIA yang dipakai pada slot Cardbus atau PCMCIA dari notebook. Kartu jaringan dari jenis Cardbus ini lebih banyak dipakai untuk kartu jaringan wireless juga, walaupun pada awalnya banyak diproduksi adapter LAN dengan speed 10 Mbps di era laptop jaman dulu yang tidak dilengkapi dengan kartu jaringan onboard, sekarang sudah tidak ada lagi.
4. Express Card
Kartu jaringan dari jenis ExpressCard adalah jenis baru yang mulai banyak diadopsi oleh notebook belakangan ini mulai akhir tahun 2006-an. Keuntungan utama dari technology ExpressCard dibanding CardBus adalah peningkatan bandwidth yang sangat dramatis dibanding technology Cardbus. Kenapa begitu? Kartu jaringan ExpressCard mempunyai koneksi langsung kepada system bus melalui
suatu jalur X1 Express PCI dan USB 2.0, sedangkan Cardbus menggunakan controller interface yang hanya memakai interface PCI. ExpressCard mempunyai kapasitas keluaran bandwidth maksimum sampai 2,5 Gigabit per second melalui PCI Express dan keluaran dari USB 2.0 sampai 480 Mbps khusus untuk masing-2 slot ExpressCard. Sementara untuk Cardbus menggunakan share bus dengan keluaran maksimum sampai 1,06 Gigabits per second saja secara sharing bersama-sama. Sementara itu, power yang dipakai hampir separuh (1.5 V dan 3.3 V) dari power yang dipakai Cardbus (3.3 V dan 5.0 V). Disamping untuk wireless-N ExpressCard adapter, jenis kartu jaringan ExpressCard ini juga ada yang digunakan untuk ExpressCard Gigabit LAN adapter dengan konektor RJ-45. Dengan kartu jaringan ExpressCard LAN ini memungkinkan anda melakukan koneksi ke jaringan Gigabit Switch dengan stabilitas yang ultra-solid pada kecepatan tinggi. Sangat bagus untuk activitas yang membutuhkan bandwidth berlebihan seperti media high definition (HD media), publishing media berkualitas tinggi, jaringan berkapasitas tinggi, data sharing maupun database. Hampir semua komputer desktop maupun notebook sudah dilengkapi dengan adapter kartu jaringan, khusus untuk laptop atau notebook disamping dilengkapi adapter onboard NIC, mereka juga sudah dilengkapi dengan Wi-Fi baik yang berbasis 802.11B/G maupun yang seri terbaru sudah dilengkapi dengan Wi-Fi berbasis 802.11N yang juga compatible dengan 802.11B/G.
5. PCI Express USB 3.0 Adapter
Sejak 2006, sudah mulai banyak produk computer yang melengkapi motherboardnya dengan PCIexpress dengan tersedianya slot PCIe. Sekarang ini banyak produk yang memanfa’atkan slot PCIe ini antara lain USB port PCI Express adapter. PCIe adapter ini mengusung port USB 3.0 SuperSpeed. Lihat juga mengenal lebih dekat USB 3.0. Salah contoh dari adapter PCIe USB 3.0 ini adalah TRENDnet 2-Port USB 3.0 PCI Express Adapter TU3-H2PIE. USB 3.0 ini PCI adapter ini mempunyai 2 port type A yang bisa digunakan pada komputer yang mempunyai slot PCI Express. Adapter ini dilengkapi dengan konektor power dari PC 4-pin untuk memberikan kekuatan power kepada perangkat USB yang terhubung kepada USB portnya. Kecepatan data transfer sungguh luar biasa sampai 5 Gbps lebih dari 10 kali lipat
kecepatan transfer rate dari USB 2.0 yang hanya sampai 480 Mbps. Tentunya port USB ini bisa dipakai juga (compatible) dengan perangkat USB type 2.0. Tentunya kalau dpakai pada perangkat USB 2.0 kecepatannya yach mengikuti jenis USB 2.0. Jadi kecepatan transfer rate bisa maksimum jika menggunakan perangkat USB 3.0 juga misal external Hard disk dari Iomega eGo 2 TB USB 3.0. Masih ada satu lagi, mini PCI-Express card wireless adapter. Adapter ini biasa diselipkan di slot mini PCI di laptop yang umum digunakan pada kebanyakan laptop untuk Wi-Fi adapter nya. Jenis ini tidak umum buat user karena harus membongkar laptop yang tidak mungkin dilakukan oleh user kebanyakan.
Perangkat Penyimpanan dan penyedia data
Perangkat Penyimpanan dan Penyediaan Data
Pengertian Perangkat dan Penyediaan Data
Penyimpanan data komputer, berasal dari bahasa Inggris "computer data storage"sering disebut sebagai memori komputer, merujuk kepada komponen komputer, perangkat komputer, dan media perekaman yang mempertahankan data digital yang digunakan untuk beberapa interval waktu.
Penyimpanan data komputer menyediakan salah satu tiga fungsi inti dari komputer modern, yakni mempertahankan informasi. Ia merupakan salah satu komponen fundamental yang terdapat di dalam semua komputer modern, dan memiliki keterkaitan dengan mikroprosesor, dan menjadi model komputer yang digunakan semenjak 1940-an.
Macam-Macam Perangkat dan Penyediaan Data
Beberapa contoh perangkat dan penyediaan data, yaitu :
1. Hard Disk
Hard Disk adalah perangkat keras komputer/laptop yang bekerja secara sistematis dimana menjadi media penyimpanan data. Data-data yang telah disimpan di dalam perangkat harddisk tidak akan hilang. Bahkan apabila pengguna mematikan perangkat komputer/laptop. Dengan kata lain, harddisk memiliki peran sebagai media penyimpanan yang bersifat permanen (data-data tidak akan hilang atau terhapus). Kapasitas daya tampung daripada harddisk itu sendiri juga terbilang cukup besar. Dimana kalkulasi yang dipakai adalah dalam ukuran Byte (B).
Fungsi perangkat harddisk secara umum adalah untuk menyimpan data yang dihasilkan oleh pemrosesan perangkat komputer/laptop. Di dalamnya, terdapat sebuah ruang simpan utama dalam sebuah komputer. Dimana di situlah setiap data dan informasi disimpan olehnya. Selain memiliki ruang utama, harddisk juga mempunyai
komponen-komponen bagian. Adalah semacam ruang kecil yang terdiri atas direktori, folder, subdirektori, serta subfolder, yang digunakan untuk peletakan data dan informasi dari ruang utama harddisk.
2. Flash Disk
Flash Disk adalah media penyimpan dari floppy driveB jenis lain yang umumnya mempunyai kapasitas memori 128 MB s/d 64 GB, dengan menggunakan interface jenis USBC (Universal Serial Bus), sangat praktis dan ringan dengan ukuran berkisar 96 x 32 mm dan pada bagian belakang bentuknya agak menjurus keluar, digunakan untuk tempat penyimpanan baterai jenis AAA dan LCD (Untuk Fitur MP3, Voice Recording dan FM Tuner) dan terdapat port USB yang disediakan penutupnya yang berbentuk sama dengan body utamanya. Flash disk termasuk alat pemyimpanan data memory flash tipe NAND (Umumnya digunakan pada Kamera Digital), ada juga yang dikemas dalam ukuran kecil menjadi Compact Flash, SD-Card, MMC dan sejenisnya.
3. Floppy Disk
Floppy Disk (Disk Drive) adalah alat untuk membaca disket sebagai tempat menulis dan menyimpan data serta menjalankan sistem operasi dan aplikasi. Pada tahun 1990-an sampai dengan 2002 masih banyak menggunakan disket sebagai media penyimpanan data dan menjalankan sistem operasi dan aplikasi. Jenisnya terdiri dari 5.1/4 inci (ukuran besar) = 360-720 kb dan 3.1/5 inci (ukuran kecil) = 1,4 Mb. Sejak tahun 2003 sampai sekarang, alat yang satu ini mulai tidak digunakan lagi, karena kebanyakan orang lebih suka menggunakan flashdisk atau CD/DVD bahkan eksternal harddisk dan memory card.
4. CD (Compact Disc)
Pengertian CD atau Compact Disc adalah piringan yang berwana perak ini di buat dari lapisan plastik, yang di sinari oleh sinar laser. Nah, sinar laser ini membuat lubag-lubang yang sangat kecil yang tidak bisa di lihat secara kasat mata. Lubang-lubang tersebut akan membuat deretan kode yang berisi deretan data-data. Karena membentuk lubang-lubang, maka tidak bisa di tutup lagi. kemudian plastik-plastik itu akan di tutup lagi oleh cairan plastik, yang berguna sebagi pemantul dan pelindung lubang-lubang tadi yang berbentuk data. Proses pembuatannya di lakukan secara bertahap oleh mesin cetak.
5. DVD
DVD adalah singkatan dari Digital Versatile Disc atau Digital Video Disc, adalah media penyimpanan optik yang populer. Penggunaan utamanya untuk menyimpan video dan data. Sesuai dengan namanya, ukuran fisik standarnya sama dengan CD (Compact Disc), namun dengan kapasitas enam kali lipat dari CD. Untuk membaca DVD menggunakan sinar laser pada panjang gelombang 650nm (berwarna kemerahan).
6. Blue Ray
Cakram Blu-ray (Blu-ray Disc disingkat BD) adalah sebuah format cakram optik untuk penyimpanan media digital termasuk video definisi tinggi. Nama Blu-ray diambil dari laser biru-ungu yang digunakan untuk membaca dan menulis cakram jenis ini. Cakram Blu-ray dapat menyimpan data yang lebih banyak dari format DVD yang lebih umum karena panjang gelombang laser
biru-ungu yang dipakai hanya 405 nm dimana lebih pendek dibandingkan laser merah, 650 nm yang dipakai DVD dan CD. Format saingan Blu-ray yaitu HD DVD juga menggunakan laser jenis yang sama. Cakram Blu-ray dapat menyimpan 25 GB pada setiap lapisannya dibandingkan dengan 4,7 GB pada DVD. Beberapa pabrik bahkan telah membuat cakram Blu-ray satu lapis dan dua lapis (50 GB) yang dapat ditulis ulang. Beberapa studio film yang mendukung format Blu-ray bahkan telah merilis atau mengumumkan akan merilis film pada cakram berkapasitas 50 GB.blue ray lebih pendek dari panjang gelombang laser memungkinkan untuk menyimpan lebih banyak informasi pada 12 cm CD / DVD ukuran disk. Minimum "spot size" di mana sebuah laser dapat terfokus dibatasi oleh difraksi, dan bergantung pada panjang gelombang dari cahaya dan kecepatan rana numerik dari lensa yang digunakan untuk fokus itu. Dengan penurunan panjang gelombang, meningkatkan kecepatan rana numerik 0,60-0,85 dan membuat penutup lapisan tipis agar terhindar dari efek optik yang tidak diinginkan, laser dapat difokuskan ke tempat yang lebih kecil. Hal ini memungkinkan lebih banyak informasi yang akan disimpan di daerah yang sama.
7. Fluorescent Multilayer DISK(FM DISK)
Fluorescent Multilayer Disc (FM Disc) adalah jenis Optical disk yang mampu menampung sampai 140 GB data sekaligus, dengan kecepatan baca data sampai 1 GB per detik.
FM Disc berbeda dengan kepingan yang beredar saat ini. Warnanya tidak keperakan atau keemasan, melainkan bening seperti sebuah plastik transparan biasa.
8. RAM (Random Access Memory)
RAM adalah memory tempat penyimpanan sementara pada saat komputer dijalankan dan dapat diakses secara acak atau random. Fungsi dari RAM adalah mempercepat pemprosesan data pada komputer. Semakin besar RAM yang dimiliki, semakin cepatlah komputer. Berikut adalah jenis-jenis dari RAM.
RAM (Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU agar data yang terkandung didalamnya tidak hilang.
SDRAM (Sychronous Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah disinkronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.
9. Cache Memory
Cache Memory adalah memory yang berukuran kecil yang sifatnya temporary (sementara). Walaupun ukuran filenya sangat kecil namun kecepatannya sangat tinggi. Dalam terminologi hadware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan yang lebih rendah. Fungsi dari Cache Memory adalah sebagai tempat menyimpan data sementara atau intruksi yang diperlukan oleh processor. Secara gampangnya, cache berfungsi untuk mempercepat akses data pada komputer karena cache menyimpan data atau informasi yang telah di akses oleh suatu buffer, sehingga meringankan kerja processor.
10. ROM (Read Only Memory)
Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi ROM (Read Only Memory). ROM merupakan singkatan dari Read Only Memory. ROM adalah perangkat atau peralatan proses yang terdapat di dalam CPU. ROM berisikan suatu program yang telah diterapakan oleh pembuat perangkat komputer dan keberadaan program ini tidak dapat diubah, ditambah, maupun dikurangi oleh pemakai Komputer. Isi ROM diperlukan pada saat computer dihidupkan. Perintah yang ada di dalam ROM sebagian akan
dipindahkan ke RAM. Di antara perintah dari ROM adalah perintah untuk membaca system operasi dari disk, perintah untuk mengecek semua peralatan yang ada di unit system, dan perintah untuk menampilkan pesan di layar. Isi ROM tidak akan hilang meskipun aliran listrik padam.
Piranti pendukung jaringan komunikasi data ada banyak kita jumpai, namun dalam garis besarnya dibagi menjadi 2 bagian, yaitu hardware dan software. Hardware adalah perangkat keras yang digunakan pengguna komputer untuk dapat mengunakan internet. Sedangkan software adalah perangkat lunak yang mendukung agar komputer mampu melakukan akses internet. Macam – macam hardware yaitu : Komputer Server, Modem, Network Interface Card, WiFi, dll. sedangkan Macam – macam software yaitu : Sistem Operasi, Browser, Driver, dll.
A. Hardware Pendukung Jaringan Internet :
Berikut Ini Adalah Macam - Macam Hardware Pendukung Jaringan Internet
1. MODEM
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”, seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
2. HUB
Hub adalah salah satu perangkat dalam Jaringan Komputer yang berguna untuk menghubungkan antar segmen dalam jaringan. Dia bekerja di level fisik (layer pertama) dari model referensi OSI.
Dengan adanya hub, maka CSMA/CD yang bertugas untuk mensharing medium (kabel, udara, fiber, dll) agar semua bisa terkoneksi dapat berjalan dengan baik. Hub bertugas mengkoneksikan setiap node agar terhubung dengan sebuah backbone utama dalam proses transmisi data.
3. Router
Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
4. Kartu Jaringan (NIC)
Kartu jaringan / network interface card disingkat NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna
B. Software Pendukung Jaringan Internet
Berikut Ini Adalah Software Pendukung Jaringan Internet
1. Sistem Operasi
Sistem operasi jaringan adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya
Dan Berikut Ini Adalah Sistem Operasi Jaringan Yang Umum Dijumpai Antara Lain :
Microsoft MS-NET
Microsoft LAN Manager
Novell NetWare
Microsoft Windows NT Server
GNU/Linux
Banyan VINES
Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris
Rabu, 28 September 2016
M.Fiqi.A TKJ
Fungsi spesifik piranti pendukung jaringan komunikasi data
mohamad syaifuddin
Minggu, 19 April 2015
Piranti pendukung jaringan komunikasi data ada banyak kita jumpai, namun
dalam garis besarnya dibagi menjadi 2 bagian, yaitu hardware dan
software. Hardware adalah perangkat keras yang digunakan pengguna
komputer untuk dapat mengunakan internet. Sedangkan software adalah
perangkat lunak yang mendukung agar komputer mampu melakukan akses
internet. Macam – macam hardware yaitu : Komputer Server, Modem, Network
Interface Card, WiFi, dll. sedangkan Macam – macam software yaitu :
Sistem Operasi, Browser, Driver, dll.
A. Hardware Pendukung Jaringan Internet :
Berikut Ini Adalah Macam - Macam Hardware Pendukung Jaringan Internet
1. MODEM
Modem berasal dari singkatan MOdulator
DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi
kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan
Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang
berisi
data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga
informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan
penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua
arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya
menggunakan bagian yang disebut “modem”, seperti VSAT, Microwave Radio,
dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai
Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
2. HUB
Hub adalah salah satu perangkat dalam
Jaringan Komputer yang berguna untuk menghubungkan antar segmen dalam
jaringan. Dia bekerja di level fisik (layer pertama) dari model
referensi OSI.
Dengan adanya hub, maka CSMA/CD yang
bertugas untuk mensharing medium (kabel, udara, fiber, dll) agar semua
bisa terkoneksi dapat berjalan dengan baik. Hub bertugas mengkoneksikan
setiap node agar terhubung dengan sebuah backbone utama dalam proses
transmisi data.
3. Router
Router adalah sebuah alat jaringan
komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau
Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai
routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti
Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
4. Kartu Jaringan (NIC)
Kartu jaringan / network interface card disingkat NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer.
Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang
bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat
fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring,
dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter
dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis
NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna
B. Software Pendukung Jaringan Internet
Berikut Ini Adalah Software Pendukung Jaringan Internet
1. Sistem Operasi
Sistem operasi jaringan adalah sebuah jenis sistem operasi yang
ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri
atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna,
seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak
(printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya
Sumber : http://ragiltriatmojo.blogspot.co.id/2014/09/fungsi-perangkat-penyimpan-dan-penyedia.html
Biasakan selalu mencantumkan sumber. STOP PLAGIATISME
Fungsi Perangkat Penyimpanan dan Penyedia Data
Perangkat Penyimpanan Data :
Hard disk

Hard disk merupkan alat penyimpanan data
sekunder yang kapasitasnya cukup besar. Selain memiiki kapasitas yang
bervariasi harddisk juga memiliki interface yang berbeda sesuai
teknologi yang diusungnya. Dalam computer desktop saat ini harddisk
memiliki fungsi utama untuk meyimpaan system operasi dan aplikasi yang
ada.
RAM

RAM adalah memori yang berfungsi untuk
menyimpan sementara perintah dan data pada saat sebuah program
dijalankan. Perintah data tersebut mencakup data yang akan dibaca dari
hard disk, data-data yang dimasukkan melalui alat input komputer, dan
juga data-data hasil pemrosesan sebuah program.
FLASHDISK

Flasdisk merupakan media penyimpan data
paling popular dalam hal mobilitas karena karena ukurannya yang kecil.
Selain untuk menyimpan data penting saat ini Flashdisk juga berfungsi
sebagai alat bootable media sistem operasi komputer karena dapat diganti
sesuai keperluan dan tidak terbatas.
Perangkat Penyedia Data :
MODEM

Modem adalah singkatan dari
modulator dan demodulator. Modulator berfungsi untuk melakukan proses
menumpangkan data pada sinyal informasi ke sinyal pembawa agar dapat
dikirim ke pengguna melalui media tertentu, proses ini biasa disebut
dengan proses modulasi. pada proses ini data dari komputer yang
berbentuk sinyal digital akan diubah menjadi sinyal analog. Sedangkan
Demodulator berfungsi sebagai proses mendapatkan kembali data yang
dikirim oleh pengirim.
Kartu Antarmuka Jaringan (Network Interface Card)
Kartu Antarmuka Jaringan (Network Interface Card)
Pengertian Kartu Antar Muka Jaringan (Network Interface Card)
Kartu jaringan atau dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan Network
Interface Card(NIC) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai
jembatan(penghubung) dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis
NIC yang beredar, terbagi menjadi 2 jenis, yakni NIC yang bersifat
fisik, dan NIC yang bersifat logis.
Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan
lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah Looback Adapter dan
Dial-up Adapter, disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC
diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat
bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna/dinamis.
Macam-Macam Kartu Antar Muka Jaringan (Network Interface Card)
Berikut contoh kartu antar muka jaringan, yaitu :
1. PCI adapter
PCI
(Peripheral Component Interconnect) adalah bus yang pada awalnya
didesign untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang dipakai dalam system
komputer IBM. Dirilis pertama kali tahun 1992 dan masih banyak dipakai
sampai sekarang ini untuk komputer desktop yang mempunyai slot PCI
tentunya. Dari jenis adapter jaringan ada dua macam pemakaian yaitu yang
untuk adapter jaringan kabel dan untuk adapter jaringan wireless atau
jaringan nirkabel. Gambar berikut menunjukkan slot PCI pada motherboard
komputer dan kartu jaringan PCI untuk LAN dan untuk wireless.2. USB Adapter
USB (Universal Serial Bus) adalah standard Bus serial yang mempunyai
design asimmetris dan di design sebagai slot yang sangat praktis untuk
menghilangkan perlunya tambahan slot PCI pada komputer. USB mempunyai
kemampuan PnP (Plug and Play – pasang dan mainkan) sehingga saat
dipasang di komputer tidak memerlukan suatu reboot komputer. Kartu
jaringan wireless USB, yang banyak dipakai karena sifatnya yang praktis
dan banyak dipakai untuk kartu jaringan wireless. Tidak ada kartu
jaringan LAN yang memakai slot USB kecuali yang dari jenis wireless.
Kartu jaringan wireless ini ada beberapa macam tergantung standard technology yang digunakan, meliputi:
Kartu jaringan wireless ini ada beberapa macam tergantung standard technology yang digunakan, meliputi:
- Kartu jaringan USB wireless-B yang beroperasi berdasarkan standard Wireless 802.11B dan bekerja dengan kecepatan maksimum 11 Mbps menggunakan frequency band 2,4 GHz, berbagi jaringan dengan kapasitas keluaran secara real sampai 7 Mbps. Mempunyai jangkauan yang bagus tapi mudah dipengaruhi oleh interferensi radio.
- Kartu jaringan USB wireless-G yang beroperasi berdasarkan standard
Wireless 802.11G dan bekerja dengan kecepatan maksimum 54 Mbps, yang
merupakan pengembangan dari versi 802.11b. Ada beberapa model yang
menggunakan technology wireless-G ini yang dipercepat dengan ditambah
teknologi MIMO yang bisa menghasilkan kecepatan sampai 180 Mbps ideal.
3. Kartu jaringan USB wireless-N yang menggunakan standard technology wireless paling cepat saat ini yaitu draft 802.11N. walaupun masih draft (belum final) akan tetapi hampir semua pabrik pembuat piranti wireless mengadopsi technology ini. Anda tidak perlu khawatir masalah compatibility dari standard wireless-N ini karena setiap produk wireless-N yang lulus uji certifikasi “Wi-Fi Certified” berarti dia sudah teruji kompatibilitynya dengan jaringan standard sebelumnya 802.11B/G. biasanya ditandai dengan tanda certifikasi “Wi-Fi Certified”. Jenis USB adapter wireless ini biasa digunakan baik untuk komputer desktop maupun notebook. Gambar berikut ini menunjukkan beberapa
model kartu jaringan USB dan tanda certifikasi “Wi-Fi Certified” baik untuk wireless-G (yang compatible dengan wireless-B) maupun yang untuk wireless-N (yang compatible dengan wireless-B/G).
Ada juga beberapa model piranti USB ini menggabungkan technology 802.11N
dan 802.11A mengahsilkan adapter wireless –N dengan dual-band 2,4 GHz
dan 5 GHz yang biasanya bekerja secara simultan, memungkinkan anda
memakai frequency band 5 GHz untuk kebutuhan applikasi atau aktivitas
yang memerlukan bandwidth intensif yang tinggi seperti streaming High
Definition media. Jaringan dengan frequency band 5 GHz ini relative
lebih kebal terhadap interferensi dari frequency band 2,4 GHz dimana
frequency 2,4 GHz ini banyak dipakai oleh peralatan rumah tangga seperti
cordless phone, open microwave, pembuka garasi automatis, dll. Untuk
adapter wireless dual band anda bisa memilih untuk bekerja di 2.4GHz
atau 5GHz band tergantung jaringan anda.
3. CardBus /PCMCIA
Kartu
jaringan Cardbus atau PCMCIA yang dipakai pada slot Cardbus atau PCMCIA
dari notebook. Kartu jaringan dari jenis Cardbus ini lebih banyak
dipakai untuk kartu jaringan wireless juga, walaupun pada awalnya banyak
diproduksi adapter LAN dengan speed 10 Mbps di era laptop jaman dulu
yang tidak dilengkapi dengan kartu jaringan onboard, sekarang sudah
tidak ada lagi.4. Express Card
Kartu jaringan dari jenis ExpressCard adalah jenis baru yang mulai
banyak diadopsi oleh notebook belakangan ini mulai akhir tahun 2006-an.
Keuntungan utama dari technology ExpressCard dibanding CardBus adalah
peningkatan bandwidth yang sangat dramatis dibanding technology Cardbus.
Kenapa begitu? Kartu jaringan ExpressCard mempunyai koneksi langsung
kepada system bus melalui
suatu jalur X1 Express PCI dan USB 2.0, sedangkan Cardbus menggunakan
controller interface yang hanya memakai interface PCI. ExpressCard
mempunyai kapasitas keluaran bandwidth maksimum sampai 2,5 Gigabit per
second melalui PCI Express dan keluaran dari USB 2.0 sampai 480 Mbps
khusus untuk masing-2 slot ExpressCard. Sementara untuk Cardbus
menggunakan share bus dengan keluaran maksimum sampai 1,06 Gigabits per
second saja secara sharing bersama-sama. Sementara itu, power yang
dipakai hampir separuh (1.5 V dan 3.3 V) dari power yang dipakai Cardbus
(3.3 V dan 5.0 V). Disamping untuk wireless-N ExpressCard adapter,
jenis kartu jaringan ExpressCard ini juga ada yang digunakan untuk
ExpressCard Gigabit LAN adapter dengan konektor RJ-45. Dengan kartu
jaringan ExpressCard LAN ini memungkinkan anda melakukan koneksi ke
jaringan Gigabit Switch dengan stabilitas yang ultra-solid pada
kecepatan tinggi. Sangat bagus untuk activitas yang membutuhkan
bandwidth berlebihan seperti media high definition (HD media),
publishing media berkualitas tinggi, jaringan berkapasitas tinggi, data
sharing maupun database. Hampir semua komputer desktop maupun notebook
sudah dilengkapi dengan adapter kartu jaringan, khusus untuk laptop atau
notebook disamping dilengkapi adapter onboard NIC, mereka juga sudah
dilengkapi dengan Wi-Fi baik yang berbasis 802.11B/G maupun yang seri
terbaru sudah dilengkapi dengan Wi-Fi berbasis 802.11N yang juga
compatible dengan 802.11B/G.
5. PCI Express USB 3.0 Adapter
Sejak
2006, sudah mulai banyak produk computer yang melengkapi motherboardnya
dengan PCIexpress dengan tersedianya slot PCIe. Sekarang ini banyak
produk yang memanfa’atkan slot PCIe ini antara lain USB port PCI Express
adapter. PCIe adapter ini mengusung port USB 3.0 SuperSpeed. Lihat juga
mengenal lebih dekat USB 3.0. Salah contoh dari adapter PCIe USB 3.0
ini adalah TRENDnet 2-Port USB 3.0 PCI Express Adapter TU3-H2PIE. USB
3.0 ini PCI adapter ini mempunyai 2 port type A yang bisa digunakan pada
komputer yang mempunyai slot PCI Express. Adapter ini dilengkapi dengan
konektor power dari PC 4-pin untuk memberikan kekuatan power kepada
perangkat USB yang terhubung kepada USB portnya. Kecepatan data transfer
sungguh luar biasa sampai 5 Gbps lebih dari 10 kali lipatkecepatan transfer rate dari USB 2.0 yang hanya sampai 480 Mbps. Tentunya port USB ini bisa dipakai juga (compatible) dengan perangkat USB type 2.0. Tentunya kalau dpakai pada perangkat USB 2.0 kecepatannya yach mengikuti jenis USB 2.0. Jadi kecepatan transfer rate bisa maksimum jika menggunakan perangkat USB 3.0 juga misal external Hard disk dari Iomega eGo 2 TB USB 3.0. Masih ada satu lagi, mini PCI-Express card wireless adapter. Adapter ini biasa diselipkan di slot mini PCI di laptop yang umum digunakan pada kebanyakan laptop untuk Wi-Fi adapter nya. Jenis ini tidak umum buat user karena harus membongkar laptop yang tidak mungkin dilakukan oleh user kebanyakan.
Langganan:
Postingan (Atom)


